Amankah Terminal Bungurasih

Ruang tunggu keberangkatan Terminal Bungurasih jurusan antar kota antar propinsi
Sebagai terminal bus terbesar di pulau Jawa bagian Timur, Terminal Bungurasih atau Purabaya cukup bersih dan aman bagi para calon penumpang bus antar dan dalam kota. Terminal ini terletak di perbatasan antara kota Surabaya dan Sidoarjo. Tepatnya sisi sebelah selatan dari bunderan Waru dekat dengan Mall City of Tomorrow (CITO). Di seberang pintu keluar bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) Terminal Bungurasih ini terdapat Stasiun Waru, yakni stasiun kereta api kecil yang disinggahi kereta komuter Surabaya Porong, kereta Probowangi, dll.


Terminal Bus Dalam Kota Bungurasih

Dulu sempat terjadi polemik antara pemkot Surabaya dan pemkab Sidoarjo masalah penarikan retribusi karcis Peron untuk calon penumpang bis antar kota antar propinsi (AKAP). Namun saya tidak tahu pastinya kapan retribusi karcis peron tersebut telah dicabut dengan kata lain tidak ada pungutan apapun bagi calon penumpang.

Saya sendiri rutin transit lewat terminal ini setiap 2 minggu sekali baik itu arah pulang maupun pergi ke rumah. Kebetulan kalau arah pulang ke rumah saya biasanya transit atau datang ke terminal ini saat lepas tengah malam yakni sekitar jam 2 atau 3 dini hari. Dan menurut pengalaman saya selama ini kondisi terminal Bungurasih di titik titik tertentu cukup aman.

Oh ya, sebelum lupa, pada terminal Bungurasih ini terdapat 2 pintu utama yakni, pintu Masuk dan pintu Keluar utama. Pintu masuk bis bis AKAP dan bis kota letaknya di samping Ramayana Mall, di daerah Medaeng kalo orang orang Sidoarjo dan Surabaya banyak mengenalnya. Di sekitar pintu masuk utama ini di kanan kiri atau daerah sekitarnya banyak terdapat agen agen biro travel dan perjalanan serta motel atau penginapan kecil untuk para penumpang dari luar kota atau luar pulau yang kemalaman di jalan. Untuk daerah sekitar pintu Masuk Terminal Bungurasih ini saya belum tahu keadaannya pada saat tengah malam, aman ataukah tidak bagi calon penumpang.

Kondisi Pintu Keluar Terminal Bungurasih pada dini hari
Sedangkan pintu yang lain adalah pintu Keluar Utama terminal Bungurasih yang letaknya di jalan raya Waru di depan Stasiun Waru. Di tempat inilah saya biasanya menunggu bis untuk lanjut pulang balik ke rumah. Kalo di daerah ini saya tahu dengan sendirinya bahwa daerah ini aman bagi calon penumpang yang menunggu bis di Terminal Bungurasih, bisa anda temukan warung warung kopi, nasi goreng atau soto lamongan yang tetap buka di dini hari, seandainya anda terpaksa menunggu bis lama, anda dapat rehat sejenak makan atau minum minum dulu yang pastinya aman karena ditemani pemilik warung. Saya sering menunggu bis di pintu keluar bus Terminal BUNGURASIH ini pada tengah malam dan dini hari sekitar jam 1 sampai dengan 3 pagi dan tidak ada kejadian yang membuat saya takut karena situasinya aman aman saja.

Banyak juga kernet kernet bus berkumpul berteriak teriak mencari penumpang, begitu juga satu dua orang calo bus, pengamen juga terlihat namun keberadaannya tidak mengganggu menurut saya. Sedikit sharing saja inilah pengalaman saya, namun tidak ada salahnya juga anda tetap waspada apalagi kalo pergi sendirian. Karena kejahatan terjadi jika ada kesempatan, maka jangan ciptakan kesempatan untuk kejahatan terjadi.





Dari Stasiun Kertosono ke Surabaya



Sumber: heritage.kereta-api.co.id
Stasiun Kertosono ke  Surabaya - Kereta api sekarang menjadi favorit banyak orang untuk bepergian jarak jauh terutama bagi mereka yang berkantong tipis. Apalagi di pulau Jawa, semenjak rel ganda Jalur Utara Pulau Jawa dioperasikan awal tahun 2014 lebih dari 60 perjalanan kereta api PP melintasi jalur tersebut setiap harinya (kalo tidak salah). 

Untuk perjalanan paling jauh yakni Jakarta - Malang (dan sebaliknya) dapat ditempuh dalam waktu 16 jam, sedangkan Jakarta-Surabaya (dan sebaliknya) bisa tembus 9 jam jika menggunakan KA exe Argo Bromo, sedangkan untuk KA ekonomi waktu tempuh sekitar 12 jam.

Saya rutin menggunakan moda transportasi ini hampir 2 minggu sekali Jakarta-Surabaya dengan KA Kertajaya selama kurang lebih 5 tahun, dan Alhamdulillah 2 tahun terakhir jadwal datang dan berangkat kereta selalu on time. Ya paling terlambat datang 15 sampai 30 menit itu masih dalam batas kewajaran.

Namun pernah saya mengalami kebosanan dan mencoba menggunakan kereta eknomi lainnya yakni KA Brantas dengan tujuan akhir Stasiun Kediri yang jam berangkat dari Jakarta lebih "manusiawi" yakni jam 4 sore dari Stasiun Pasar Senen. Kenapa lebih manusiawi karena jam berangkat tidak terlalu siang seperti KA Kertajaya dan KA Gaya Baru Malam.

Ada pertanyaan mungkin kenapa naik KA Brantas dengan tujuan Kediri padahal rumah saya di daerah Sidoarjo. Jawaban pertama yakni, karena tidak mendapat tiket KA favorit saya tentunya saya harus berpikir ulang bagaimana caranya bisa pulang bertemu dengan keluarga. Jawaban kedua, sebenarnya ada kemudahan juga bagi saya kalau menggunakan KA tujuan Kediri ini.

KA Brantas akan berhenti di Stasiun Kertosono (1 tahun yang lalu sekitar jam 1/2 5 pagi) tapi update terakhir dari teman sesama "PJKA" agak siang bisa tembus jam 6 pagi. Di stasiun ini saya akan turun dan akan meneruskan perjalanan ke rumah saya. Kebetulan rumah saya didaerah Krian, dimana tepat di depan rumah adalah jalan Lintas Propinsi Surabaya Mojokerto yang tentunya bis bis dari arah Solo Madiun, Jombang dan Mojokerto akan lewat di depan rumah.

Namun sebelumnya akan saya jelaskan bagaimana cara untuk pergi melanjutkan perjalanan dari Stasiun Kertosono ke  Surabaya, dari depan stasiun biasanya sudah banyak berkumpul ojek dan becak. Hampiri saja mereka dan bilang mau ke jalan besar arah Surabaya. Kalo anda tidak berani dan kurang Pede biasakan tawar menawar dulu sebelum ada DUSTA antara kita dan tukang Ojek/Becak. 

Tarif umumnya adalah 10 ribu rupiah namun karena baik hati saya sering memberi 15 ribu kepada mereka. Setelah diantar ke tempat tujuan jangan khawatir masalah keamanan karena di daerah tersebut sangat aman ini dikarenakan tempat tersebut adalah memang tempat mencegat bus dari arah Nganjuk ke arah Surabaya.

Pusat oleh oleh  Kertosono, sumber: rahasia-bisnissukes.tk
Anda yang pengen membeli buah tangan juga ada warung kecil di sekitar yang menjual krupuk UPIL atau kerupuk melarat khas Kediri dengan rasanya yang akan membuat anda BERSIN BERSIN setiap kali menggigitnya. MANTAFFF

Butuh waktu yang tidak lama bagi anda untuk mendapat bis tujuan Surabaya, kalo pas bukan akhir pekan anda mungkin beruntung mendapat kursi kosong, namun pas akhir pekan, ya siapkan aja stamina anda untuk capek capek berdiri. Siapkan saja uang pas 12 ribu rupiah untuk tujuan akhir Surabaya dari Kertosono baik itu naik bis Sumber Selamat, Mira, Menggala atau Restu. Fyi bis Harapan Jaya tidak melewati jalan tersebut karena bis bis yang dari arah Kediri dan Tulungagung akan melewati perlintasan setelahnya yakni daerah Obrakan.




QC inspector adalah profesi yang cukup menjanjikan


Pada posting saya sebelumnya Profesi Unik "QC Furniture" memang untuk kalangan awam jarang yang mengenal profesi ini. Begitu pula dengan QC inspector berkecimpung pada bidang industri yang spesifik lainnya, misalnya garment/textile, oil and gas (minyak dan pertambangan), elektronik, consumer goods (makanan), welding (pengelasan), dll.

Sejauh pengalaman saya selama ini memang kebanyakan orang yang terjun didalamnya memiliki background pendidikan tidak sama dengan pekerjaan yang dimilikinya. Ada teman satu kantor seorang senior teknisi garment memiliki latar belakang pendidikan sarjana teknik industri, ada juga teman inspector furniture berlatar belakang pendidikan sarjana Sospol. Inilah dilema sistem pendidikan di negara kita dimana latar belakang pendidikan seseorang tidak bisa serta menjadikan mereka bekerja dalam lingkungan kerja yang masih berkaitan dengan ilmu yang didapatnya.

Namun terlepas dari itu saya ingin berbagi pengalaman saja bahwa profesi sebagai seorang QC inspector terlepas itu kerja di pabrik atau di 3rd party agent bahkan freelance QC sebenarnya adalah profesi yang menjanjikan dari segi ekonomi. Sering saya memotivasi rekan rekan QC di pabrik untuk dapat mengupgrade skill dan kemampuan lain dari mereka agar dapat naik status/kelas dengan demikian mereka dapat memperbaiki taraf kehidupannya baik itu naik jabatan atau beruntung bisa menjadi qc dari sebuah agent.

Sekedar sharing saja sebenarnya QC inspector adalah profesi yang cukup menjanjikan, rate gaji 3rd party agent, seorang QC junior bisa digaji sebesar 5-7 juta per bulan, senior QC 8-11 juta per bulan, supervisor QC 11-15 juta per bulan, ast Manager QC 15-20 juta per bulan, Manager QC 20-30 juta per bulan. Menggiurkan bukan dan tentunya tidak kalah dengan profesi profesi yang lain. Anda ingin menjadi seorang QC baca artikelnya disini.

Memang untuk sampai ke tahap atas tentunya membutuhkan waktu dan perjuangan extra, namun bagi yang tidak ingin terikat kerja dengan satu perusahaan tertentu tentunya jalur freelance inspector adalah alternatif terbaik. Namun ini tentunya membutuhkan perjuangan yang tidak kalah keras, karena sangat sulit untuk mendapatkan klien dan kepercayaan (trust) dari klien tentunya.

Belum banyak yang terjun ke dalam dunia freelance inspeksi ini, namun menurut pengamatan saya dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun ke depan justru jalur ini yang lebih menjanjikan daripada bekerja di satu 3rd party agen tertentu. Saya berharap tebakan saya ini benar adanya. 

Salam QC

KaCaNg BeRaS

Kacang Beras

KACANG BERAS - Cemilan dan nyemil paling tidak itu hobi yang menyenangkan terutama bagi orang Indonesia kebanyakan. Kemarin secara tidak sengaja saya menemukan kembali cemilan unik masa kecil yakni kacang beras. Kebetulan saat mau masuk pintu pabrik di daerah Sukabumi, perut sedikit protes karena dari pagi belum sarapan. Mampirlah saya di toko kecil samping pabrik yang kebetulan menjual aneka gorengan, kopi dan makanan kecil lainnya. 

Setelah mencomot secuil pisang goreng mata saya berputar melihat aneka cemilan yang tergantung, ha mata saya tertuju pada bungkusan kecil kacang berwarna merah kehitaman. Ahh, rupanya kutemukan lagi dirimu setelah sekian lama jarang kutemui. 

Sejurus kemudian ku sobek bungkus plastik, dan mulai kurasakan dirimu, ternyata rasan dirimu tetap sama dari dulu sampai sekarang, manis gurih dan sedikit pedas karena mungkin udah ditambahi sedikit bumbu cabe. Ya, itulah kacang beras. Mungkin kalo di daerah Jawa, khususnya Jawa Timur masih bisa kita temui cemilan ini, namun yang membuat saya terkejut cemilan ini ada juga ya di daerah Sukabumi dan rasanya juga tetap sama. Apa yang membuat orang dari Jawa juga.

OPAK
Bagi saya cemilan masa kecil dulu lebih sehat daripada cemilan saat ini yang lebih banyak mengandung penyedap rasa. Mungkin bagi anda yang lahir di era 70 dan 80 an, cemilan seperti Opak, Sagon, Berondong, kerupuk melarat/ kerupuk upil, kacang kedele dan kacang beras goreng tidak terasa asing bagi anda. Namun bagi anak anak kita atau generasi selanjutnya, jika tidak ada yang meneruskan usaha kuliner ini, bukan tidak mungkin kita tidak akan bisa menemukan lagi kelak.

Edisi Capek

Sumber : manuaisescolares.net
- CAPEK - Hal yang paling aku khawatirkan terjadi juga kemarin, seumur umur saya tidak pengen untuk naik bis jarak jauh yang melebihi 8 jam perjalanan meskipun naik bis paling enak sekalipun. Mimpi buruk itupun terjadi juga, jam 7 lebih 15 menit bis Rosalia Indah yang saya naiki merapat di terminal Kampung Rambutan setelah hampir 14 jam melewati jalanan Pantura dari pool bis di Kartosuro kota Solo.

Saya hampir 2 minggu sekali melakukan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh 12 jam dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya, namun itu saya tempuh dengan menggunakan kereta api. Tentunya perjalanan dengan kereta api jelas lebih cepat karena tidak terjebak dengan kemacetan lalu lintas apalagi jalur lintas Utara kereta api telah dibuat "Double Track" atau jalur ganda sehingga kereta tidak perlu menunggu giliran waktu bersimpangan dari arah yang berlawanan.

Ya, namun apapun itu ada hikmah dari semua kejadian yang kita alami. Paling tidak saya telah tahu mana daerah Jalur Pantura yang terkenal dengan Jalur Tengkorak, dan bagaimana rasanya melewati Jalan Tol yang sambung menyambung dari Cirebon - Indramayu dan ke arah Cikampek.

Sebenarnya 2 tahun yang lalu saya juga mengalami hal yang hampir sama, kebetulan saya ada pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota Tegal, sedangkan posisi saya ada di Surabaya. Tidak mungkin saya harus kembali ke Jakarta dulu dan balik naik kereta api ke arah Tegal, begitu juga kalo saya naik kereta api dari Surabaya ke Tegal karena waktu kedatangan kereta biasanya dini pagi hari bisa terkatung katung saya di stasiun.

Akhirnya dengan perenungan dan spekulasi mendalam saya putuskan untuk naik bis dari Surabaya ke Semarang dengan asumsi kalo saya berangkat jam 11 malam dari Surabaya sesuai dengan jadwal berangkat bus maka perkiraan saya akan sampai kota Semarang jam 6 pagi. Sedangkan dari Semarang ke Tegal saya asumsikan empat jam perjalanan maka jam 10 pagi saya akan sampai ke tujuan saya di kota Tegal. Dan asumsi saya tidak meleset jauh karena jam 11 pagi saya sudah sampai di tempat yang saya tuju.

Jam setengah 10 saya sudah berada di meja kerja dengan membawa rasa penat, tapi paling tidak ada pengalaman baru yang saya lewati kemarin.

BERSYUKUR

Sumber: blogitu12.blogspot.co.id

BERSYUKUR

Artikel ini dibuat oleh warga Indonesia yg sedang berkunjung ke Jerman.

Jerman adalah sebuah negara industri terkemuka. Di negara seperti ini banyak yang mengira warganya hidup foya2.

Ketika kami tiba di Hamburg, kami bersama rekan2 masuk ke restoran. Kami lihat banyak meja kosong. Ada satu meja di mana sepasang anak muda sedang makan. Hanya ada 2 piring makanan dan 2 kaleng minuman di meja mereka. Kami bertanya dalam hati apa si pemuda tidak punya uang atau dia seorang yg kikir karena hanya membeli sedikit makanan.
Kemudian ada beberapa wanita tua yg ketika makanan dihidangkan jumlah piring dan gelas sama dengan jumlah orangnya.

Karena kami sangat lapar kami memesan banyak makanan. Hasilnya bisa ditebak banyak makanan sisa yg tidak kami makan. Ketika kami hendak meninggalkan restoran, wanita tua yg ada di meja sebelah menghampiri kami. Dia merasa tidak senang dan menegur kami karena memubazirkan makanan. Rekan kami mengatakan bahwa itu makanan dia yg bayar dan tidak ada hubungannya dengan dia.
Wanita itu lalu menelepon seseorang dan tak lama kemudian datang petugas dari Sekuritas Sosial datang dan mendenda kami sebesar 50 euro (kira2 Rp 750.000).

Kami semua terdiam tak percaya.Lalu petugas itu berkata dengan suara yg galak " PESAN HANYA YANG SANGGUP ANDA MAKAN. UANG ITU MILIKMU TAPI SUMBER DAYA ALAM INI MILIK BERSAMA. ADA BANYAK ORANG LAIN DI DUNIA YG KEKURANGAN, KALIAN TIDAK PUNYA ALASAN UNTUK MENSIA-SIAKAN SUMBER DAYA ALAM TERSEBUT."

Kami semua malu. Kita ini dari negara yang tidak makmur-makmur amat. Tapi demi gengsi kita sering pesan banyak dan sering berlebihan dalam menjamu orang.
Pesan moral: MONEY IS YOURS BUT RESOURCES BELONG TO THE SOCIETY.
Mari kita mengurangi pemubaziran karena "uang memang milikmu,tapi sumber daya alam itu milik bersama."


Tks
Semoga bermanfaat.

Artikel Unggulan

PENGHASILAN 100$ PERTAMA DARI PROPELLER ADS

Transfer Propellerads ke akun Paypal saya Sebagai seorang blogger tidak munafik bahwa tujuan saya adalah memonetisasi blog milik saya. ...

DMCA

DMCA