Ke Water Park Citra Harmoni Trosobo

Kolam renang anak di Citra Harmoni Trosobo

Libur lebaran tahun sudah berakhir, pekan depan saya harus balik ke Jakarta dan meninggalkan anak istri di Krian. Kebetulan waktu jalan jalan sore di perempatan pasar Krian ada spanduk promosi Water Park Citra Harmoni Trosobo. Kebetulan anak sulung saya pengen diajak liburan dengan budget murah meriah. Segera saja ia mengiyakan mendengar tawaran saya tersebut.

Sebenarnya saya sudah sering melewati lokasi perumahan CITRA HARMONI milik Ciputra Group ini, namun untuk lokasi pastinya jujur saya belum tahu banyak. Kalo dari Surabaya perumahan ini terletak di dekat perumahan Trosobo Indah, tepatnya belakang sekolah YPM Maarif Trosobo


Dari Fly over Trosobo anda turun lalu merapat ke jalur kiri jalan, lalu sebelum pas di dekat sekolah tersebut ada gang besar anda belok saja lurus, lalu ada perlintasan kereta api, setelah lewat maka akan terlihat jelas lokasi perumahan elite tersebut. Persis di sebelah kanan jalan.

Sedangkan kalo dari arah Krian, sebelum fly over Trosobo anda jangan naik tapi belok ke kiri di bawah fly over tersebut kemudian merapat ke kanan jalan tepat di bawah fly over tersebut, anda akan sampai di area perumahan Trosobo Indah, anda keluar saja dari jalan perumahan dan akan berada di jalan setelah fly over trosobo ke arah Krian. Lalu cari gang persis sebelum sekolah YPM Maarif seperti saya terangkan diatas.


Di lokasi perumahan tersebut ada water park yang tidak terlalu besar namun cukup untuk membuat anak anak anda puas bermain air, harga tiket masuk Water park Citra Harmoni ini sebesar 30 ribu rupiah saat akhir pekan dan hari Libur sedangkan hari Senin sampai Jumat 25 ribu rupiah, anak kecil yang sudah berusia di atas satu tahun pun juga dikenakan tiket masuk yang sama. Hal ini sempat saya tanyakan karena waktu itu saya mengajak si bungsu yang baru berusia kurang dari dua tahun ternyata juga dikenakan tarif sama.



Di lokasi ini pengunjung sebenarnya tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar namun waktu saya pergi kesana pemeriksaan terhadap tas bawaan kita tidak terlalu ketat diperhatikan. Mungkin hanya pada waktu waktu tertentu saja. Jangan terlalu khawatir jika anda tidak membawa bekal, karena banyak terdapat kios kios kecil yang menjual makanan dan minuman hangat.




EDISI PENERIMAAN SISWA SISWI BARU (ponakan akhirnya masuk smp negeri)

Alhamdulillah akhirnya kedua keponakan saya masuk ke SMP Negeri di daerahnya masing-masing, ya walaupun bukan SMPN favorit namun paling tidak kerja keras mereka selama ini terbayar LUNAS. 
Saya sebenarnya sempat pesimis dengan keponakan saya yang laki laki karena waktu proses pendaftaran secara online namanya tidak tercantum di urutan terbawah sekalipun. Namun rupanya dengan model penerimaan siswa baru yang tidak hanya mengandalkan nilai UN saja, rupanya memiliki dampak positif khususnya bagi murid murid dari sekolah yang bisa saya bilang "TIDAK OBRAL NILAI" pada para siswanya.
Sempat hangat menjadi pembicaraan publik bahwa ada seorang murid SMA di Jawa Tengah yang berani membeberkan kecurangan dari pihak sekolah yang dengan sengaja membantu para siswa nya pada saat UN agar para siswanya mendapat nilai baik.
Saya mungkin tipikal orang yang tidak GRUSA GRUSA atau tergesa gesa untuk memutuskan satu pendapat, pada contoh keponakan saya, saya coba selidiki lebih lanjut kasusnya, dia mendapat nilai UN hanya 24 koma sekian dan nilai test langsung sebesar 39 koma sekian. Sehingga nilai totalnya adalah 63 koma sekian. 
Saya coba membuka data dari pesaing pesaingnya, ternyata ada beberapa siswa walaupun tidak semuanya dari satu SD tertentu memiliki nilai rata rata UN yang lumayan tinggi yakni diatas 26 koma... banyak yang tidak bisa diterima di sekolah yang dituju walaupun itu pilihan ketiga / terakhir karena nilai TEST LANGSUNG mereka jelek. 
Saya bukan berburuk sangka namun dari beberapa sample siswa dari SD tersebut memiliki nasib yang sama tidak bisa diterima karena hal tersebut. Kalo kita berandai andai dengan nilai UN yang mereka dapatkan dengan diatas 26 koma tentu saja haruslah mereka anak anak yang pintar dan hasil TEST LANGSUNG tentunya tidak akan jauh berbeda hasilnya, namun apa dikata justru sebaliknya. 
Seharusnya pihak sekolah harus banyak bercermin diri jangan hanya mengejar nilai UN yang tinggi pada lulusan mereka, ini akan percuma bila berbanding terbalik jika banyak siswa lulusan mereka yang tidak bisa masuk SMP Negeri karena kemampuan mereka yang sebenarnya kalah dengan murid dari SD yang lain.
Saya terus terang prihatin dengan hal ini, pada jaman saya dahulu banyak teman SD yang tidak bisa naik kelas karena memang belum saatnya naik dan belum bisa lulus karena memang belum saatnya LULUS. Guru hanya bisa membantu murid dalam hal belajar tidak lebih, usaha dan kerja keras murid sendiri yang menjadi penentunya. Sedangkan sekarang saya tidak bisa berkata banyak, murid hanya dilihat dari nilai yang didapat tidak dari usaha dan kerja kerasnya, begitu juga dengan pihak sekolah dinilai bagus jika semua muridnya LULUS dan nilai rata rata UN yang tinggi. 
Semoga menjadi bahan renungan bagi semua....

Artikel Unggulan

PENGHASILAN 100$ PERTAMA DARI PROPELLER ADS

Transfer Propellerads ke akun Paypal saya Sebagai seorang blogger tidak munafik bahwa tujuan saya adalah memonetisasi blog milik saya. ...

DMCA

DMCA