Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Pengalaman Nganter Teman Belanja di Jaknot "Jakarta Notebook"


Gua sebenarnya sudah lama tahu online shopping yang satu ini, namun baru 6 bulan terus ini saya baru tahu bahwa Jaknot atau Jakarta Notebook sebenarnya punya gerai atau toko "NYATA". Kebetulan teman samping kamar kost saya salah seorang reseller atau drop ship yang mengenalkan kembali keberadaan toko ini. 

Baru saja saya diajak teman kost lainnya untuk jalan jalan sekaligus mencari barang incarannya di Jaknot yakni, Speaker USB, pemantik api elektrik, dan lampu tidur. Lokasinya sebenarnya tidak jauh dari kost saya di daerah Slipi, tempat toko Jaknot ini berada di kawasan Central Park Grogol sebelah mall Taman Anggrek. Masak Central Park anda lurus saja setelah hotel PULLMAN anda bisa parkir tepat di depan Toko Jaknot tersebut atau parkir di dalam gedung. 

Parkir sepeda motor di depan toko Jakarta Notebook
Tampak jajaran toko toko yang belum berpenghuni di sekitarnya. Saya awalnya berpikir toko yang satu ini memiliki luas yang lumayan layaknya toko toko komputer atau elektronik dengan display barang dagangan yang komplet. Nyatanya tidak demikian, hanya ruko dua lantai yang ukurannya sama dengan ruko ruko sebelahnya sekitar 2.5x5 meter persegi saja. Hanya ada papan nama diatas toko dan spanduk atau pamflet tepatnya di depan toko yang menampilkan produk promosi saat itu. 

Didalam toko sendiri penuh sesak.dengan pembeli yang kebanyakan duduk manis sepertinya mengantri barang pesanan mereka, saat saya masuk ke toko setelah sesaat sebelumnya hanya menunggu di luar, penjaga atau staff Jaknot menyapa saya dan menanyakan Pick up atau on the spot Pak, maksudnya saya hanya tinggal.ambil pesanan online saja atau saya beli saat itu juga. Gak saya hanya menemani teman saja jawabku singkat. Oke jawab staff toko tersebut. Saya layangkan pandangan di dalam toko tersebut, di tengah tengah toko terdapat meja melingkar kotak dimana ada jajaran PC dengan monitornya, di layarnya terdapat aplikasi online Jaknot dimana kita harus LOGIN dulu untuk menjadi memberinya, dan setelah cocok dengan barang yang kita cari langsung saja masukkan ke daftar belanja kita, setelah itu tinggal.tunggu saja pesanan kita diproses saat itu juga. 

Kita hanya perlu menunggu nama kita dipanggil untuk membayar dan menerima barang pesanan kita. Cukup praktis dan ini merupakan cara belanja model baru, toko tidak perlu display barang barang dagangan nya karena menyita banyak tempat. Cukup display barang di dalam database komputer, that is it. Well sebuah contoh sebuah toko modern yang patut ditiru, cukup berkonsep dan unik menurut saya. Saya hanya melihat di sisi kanan toko display barang dagangan, hanya dua tak kaca yang ternyata adalah barang barang elektronik sekond alias bekas. 

Jadi jelas pembeli yang mau ke toko adalah "mau beli" dan "tidak hanya melihat melihat". Tidak sampai 10 menit teman saya sudah mendapat barang incarannya seperti yang sudah saya sebut atas. Sekedar info di ruko bagian atas adalah tempat konsumen bisa mencoba barang beliannya dan konsumen komplain.

Barang belanja teman di JakNot
Sesampainya di kost saya coba membandingkan harga barang barang dagangan yang dibeli teman saya dengan barang serupa di toko toko online lain, ternyata harganya lebih murah dan sangat bersaing. Kualitas barang saya pikir setara dengan harganya. Makanya saya juga sering berpikir kenapa banyak konsumen Jaknot atau Jakarta Notebook yang komplain di pelayanan online mereka, padahal di toko aslinya pelayanan dan barang barang mereka sesuai dan baik kualitasnya serta harga yang lebih murah untuk banyak pilihan barang. Ya, itulah pembeli adalah Raja. Toko di dunia nyata maupun dunia maya harus memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya.

Comments

  1. Replies
    1. Wah bantuin promosi gratis nih untuk JakNot.... Bye thanks untuk kunjungan ke Blog saya

      Delete

Post a Comment

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau spam. Terima kasih

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more