Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Hebohnya Bakso Beranak, Kuliner Yang Lagi Nge Hitz Saat Ini


Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kreatif dalam segala hal, istilah dan kuliner kuliner baru tercipta setiap saat, mulai dari tahu bulat, ceker setan, keripik setan. dan yang terakhir tentu saja adalah bakso beranak.

Baru saja saya bersama Upik Abu dan si Bungsu berkesempatan mencicipi kuliner yang lagi nge hits ini dekat tempat saya tinggal di daerah Krian. Segera kita bertiga meluncur ke daerah Wonoayu tempat dimana saya pernah depot bakso beranak tersebut.

Depot tersebut biasanya ramai jika menjelang makan siang dan sore hari. Segera saya parkir motor matik kesayangan upik abu didepan warung bakso yang tidak terlalu besar itu. Dan yang bikin gemes, ada tukang parkir yang setia menunggu di situ huahahaha.


Terdapat banner besar bertuliskan bakso beranak dan mie ayam serta banner kecil yang menyebutkan semangkok bakso itu berharga 17 ribu rupiah. Warung itu tidak hanya menyediakan menu bakso saja melainkan juga mie ayam. Sekilas melihat ukuran bakso yang eksyta beaar atau jumbo itu akhirnya saya putuskan memesan satu porsi mie ayam dan seporsi bakso beranak.

Tak lama semangkok bakso yang banyak diperbincangkan di masyarakat itu telah hadir dihadapan saya. Bakso dengan ukuran hampir satu mangkok cap ayam tersebut berbentuk bulat sempurna namun persis di tengahnya terdapat sayatan di empat sisinya.

Kelihatan dari luar sayatan tersebut beberapa butir telur burung puyuh dan entah irisan apa berbentuk kotak dengan warna putih. Mungkin nama beranak disematkan orang karena bentuknya bakso tersebut yang mirip seperti orang melahirkan. 

Upik abu atau mamanya anak anak segera membelah pentol bakso tersebut lalu terlihat jelas beberapa butir anak bakso keluar berwujud telur puyuh dan irisan berwarna putih yang ternyata adalah keju. Si kecil ternyata tak tertarik sama sekali dengam bakso tersebut, hanya minta disuapi kuah dan bihunnya saja. 


Saya yang penasaran segera mengambil irisan yang dibilang keju oleh istri saya ternyata betul memang keju. Kemudian saya potong pentol bakso itu menjadi dua dan nampak ternyata didalamnya ada irisan atau remah daging kecil yang menjadi salah satu ciri khasnya. 

Cukup lama juga bagi kita berdua menghabiskan satu porsi mie ayam dan bakso beranak tersebut. Andaikata kita memesan dua porsi bakso mungkin akan ada yang tersisa. 

Sekilas yang dapat saya simpulkan mengenai bakso beranak ini adalah,  bentuknya jumbo hampir sebesar mangkok baksonya sendiri, didalamnya biasanya terdapat telur puyuh atau pentol bakso dengan ukuran yang lebih kecil, irisan daging kecil atau remah, dan irisan keju kecil kecil.

Ada saja kreatifitas dari masyarakat kita yang pandai membaca situasi dan menjual peluang. Hal inilah yang bisa menyokong dan mengembangkan ekonomi kerakyatan bangsa ini.  

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more