Kereta Api Kalijaga "Angkutan Murah Solo Semarang" Bagian 1

22:09

KA Kalijaga di Stasiun Solo Balapan

Pagi ini sekitar jam 4.40 bus EKA yang saya tumpangi merapat di terminal Tirtonadi. Entah keberuntungan apa yang menaungi Selasa pagi ini, sekilas ketika hendak sholat subuh menuju Masjid Al Mushafir di area terminal tersebut saya melihat seseorang berbelok ke arah meja informasi terminal, sembari berkata ke petugas "Pak saya mau beli tiket kereta...." 

Untuk beberapa saat saya terus berlalu menuju ke Masjid, namun saya hentikan langkah sejenak dan duduk di bangku kayu panjang di selasar terminal. Saya coba mencari informasi mengenai keberangkatan kereta dari Solo ke Semarang. Ternyata dibagian bawah saya temukan ada satu kereta yakni KA Kalijaga yang berangkat dari Stasiun Solo Balapan dengan tujuan akhir Stasiun Semarang Poncol. Tertera juga jam keberangkatan 05.20. Ah berarti tak lama lagi kereta akan berangkat.

Segera saya berlari kembali ke arah meja layanan informasi dimana ada petugas PT KAI yang melayani penjualan tiket kereta langsung tersebut. Segera saya bertanya kereta apa yang berangkat dari Stasiun Balapan ke Semarang ternyata benar KA Kalijaga dengan jam keberangkatan juga sama yakni 05.20.


Tiket kereta api Kalijaga saya tebus cukup murah yakni seharga 10 ribu rupiah saja. Tak lupa petugas bilang bahwa saya harus naik Skybridge terlebih dahulu dengan lama perjalanan kira kira 15 menit, waduh lumayan jauh juga. Tak lupa berterima kasih saya segera beringsut ke arah pintu masuk Skybridge yang ada di persis di depan Masjid Al Mushafir.

Setelah naik tangga lantas belok ke kanan sedikit menuju pintu masuk Skybridge, namun tak nampak satupun petugas penjaga disana namun beruntung pintu masuk telah terbuka. Saya melongok ke meja petugas ternyata dua orang penjaga tersebut masih dalam buaian mimpi masing-masing.

Skybridge penghubung terminal Tirtonadi dan stasiun Solo Balapan

Saya segera berlalu menyusuri lorong jembatan penyeberangan tersebut, menurut perhitungan saya jarak atau panjang lorong tersebut dari sekitar 500 meter saya. Skybridge tersebut memiliki lebar kira kira 2.5 meter dengan dinding sisi samping berupa beton ringan dan kaca.

Tak lama kemudian nampaknya saya sudah akan berada diujung jembatan udara tersebut. Jembatan itu berbelok ke kanan dari arah saya berjalan dan nampak ada dua gate yakni jalur 5 dan 6 dimana saya harus turun melalui tangga dan escavator sedangkan jalur 1 menunjukkan arah lurus.


Tak ada satupun petugas saat itu, saya ambil keputusan untuk menuruni jembatan itu ke arah bawah dengan menggunakan escavator yang sudah berfungsi, sejurus kemudian saya lihat seseorang yang mungkin calon penumpang juga barusan turun dari lift, dan keluar menuju pintu di sisi lainnya.

Setelah turun saya sudah mendengar deru kereta yang nampaknya sedang bersiap-siap akan diberangkatkan. Keluar dari pintu ternyata saya sudah berada di jalur keberangkatan kereta Kalijaga. Nampak kereta berwarna putih abu abu tersebut sudah bersiap siap dijalurnya dan announcer stasiun juga berkata bahwa kereta Kalijaga akan segera diberangkatkan beberapa menit lagi. 
Saya sempat mengamati kereta tersebut beberapa saat dan akhirnya yakin bahwa kereta itu yang akan saya naiki menuju ke Semarang terbukti dari papan tulisan yang berada pas di tengah bodi kereta. Bersambung..... 

You Might Also Like

0 komentar

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau Spam. Terima kasih

Artikel Unggulan

PENGHASILAN 100$ PERTAMA DARI PROPELLER ADS

Transfer Propellerads ke akun Paypal saya Sebagai seorang blogger tidak munafik bahwa tujuan saya adalah memonetisasi blog milik saya. ...

DMCA

DMCA